Close
C2O Library & Collabtive Surabaya

C2O Library & Collabtive Surabaya

Akhirnya, saya dan suami bertandang ke Surabaya. Tidak ada rencana sebelumnya. Spontanitas suami menawarkan untuk lanjut ke Surabaya. Mumpung hari ini libur, katanya. Saya pun meng-iya-kan tanpa pikir panjang. Tujuan utama kami adalah C2O Library & Collabtive.

Selama ini saya tahu tentang C2O Library dari cerita teman-teman yang pernah berkunjung kesana. Selebihnya tahu dari unggahan di media sosial. Kali ini saya ingin mencicipi langsung pengalaman singgah di C2O Library, sebuah perpustakaan independen dan ruang kerja bersama.

Saya sempat tinggal dan menamatkan kuliah di Surabaya, jadi tidak merasa asing dengan lokasi C2O Library. Letaknya di pusat kota, gak susah untuk menemukannya. Dulu sering lalu lalang daerah sini karena ada teman kuliah yang tempat tinggalnya satu kawasan dengan C2O Library.

Tempat ini sudah berdiri sejak tahun 2008. Sebelum menempati rumah di Jalan Dr. Cipto No. 22, lokasinya sempat berpindah-pindah. C2O Library ada bermula dari keresahan Kathleen Azali, pendirinya, akan susahnya mengakses buku di Indonesia. Ia ingin menghadirkan alternatif perpustakaan yang tidak kaku dan bisa menyediakan ruang baca, belajar, dan diskusi untuk umum.

Koleksi buku C2O Library kini mencapai 7000 an dengan genre yang beragam, mulai dari kajian sosial, budaya, politik, novel, hingga komik dengan bahasa Indonesia bahkan Inggris. Pengunjung bisa meminjamnya dengan mendaftar membership C2O Library.

Gak hanya perpus, C2O juga menyediakan rak buku baru yang diterbitkan oleh penerbit alternatif. Menariknya lagi, tempat ini kerap disewa untuk penyelenggaraan pameran seni, pentas musik, dan acara rutin seperti ‘Pasar Sehat’.

Tidak seperti perpustakaan pada umumnya, C2O Library tampil kalem dengan memajang papan kecil bertuliskan “C2O Library & Collabtive” di dinding pagar. Saya mendadak deg-deg an ketika masuk.

“Halo, kalau ingin sewa di area co-working space gimana ya?” tanya saya sedikit cangggung.

Pengelola C2O menjelaskan secara singkat, untuk lantai dua berbayar dengan tarif Rp35ribu per orang dengan fasilitas tambahan koneksi internet. Bila ingin sekadar baca buku dan nongkrong, bisa di area lantai satu. Tidak akan dikenakan biaya kecuali memesan menu di Dapur C2O.

Nah, baru-baru ini C2O Library mengumumkan ketentuan baru per Januari 2023 lewat akun media sosialnya.

Saat singgah, saya dan suami duduk di area lorong. Saya sempat baca-baca sebentar. Setiap meja disediakan lampu baca dan tentunya disediakan stop kontak. Untuk area tempat saya duduk, suasananya cukup tenang dan kondusif untuk baca buku. Agak berbeda dengan suasana di area belakang –dekat dapur C2O– yang lebih riuh.

Kalau tidak bawa buku bacaan, kamu bisa meminjam koleksi perpus C2O untuk dibaca di tempat. Jangan lupa sebelum pulang untuk mengembalikan ke troli buku, ya. Alangkah baiknya baca guide di bawah ini sebelum berkunjung ke sana.

Ohya, jangan kaget kalau tiba-tiba ada kucing putih dengan corak hitam seliweran –atau bahkan tiduran di meja. Betmen, kucing putih-hitam, adalah salah satu penghuni tetap C2O Library. Sayangnya, mood Betmen tidak dalam keadaan baik saat suami ajak main. ????

Fasilitas lain seperti toilet dan tempat solat juga tersedia. Jadi tidak perlu khawatir apabila ingin berlama-lama produktif di sana. Testimoni dari suami, tempat solat tidak terlalu luas jadi lumayan antri kalau ingin solat.

Usai melewati masa pandemi, C2O Library memanjangkan jam operasional hariannya. Jam kunjungan mulai 11 siang hingga 9 malam setiap hari, kecuali Senin dan tanggal merah.

Ohya, saya mengingatkan suami untuk meminta izin saat hendak mengambil gambar pada front desk C2O Library. Diperbolehkan, tetapi dengan kamera handphone. Bila ingin mengambil gambar dengan kamera profesional, akan dikenakan tarif tambahan. Untuk selengkapnya, silakan baca ketentuannya di sini.

Sebelum hari semakin larut malam, saya dan suami beranjak dari C2O. Tidak lupa untuk jajan buku. Sejujurnya saya ingin jajan kue yang juga dijual di sana. Sayangnya, stoknya sedang kosong karena menjelang libur panjang tahun baru.

Next time, ya. ????

2 thoughts on “C2O Library & Collabtive Surabaya

  1. Halo kak Rizky, ini dengan Wike admin sosial media C2O. Terima kasih sudah berkunjung dan memberi ulasan yang manis sekaligus hangat, lengkap dengan masukannya. Maaf jika mood Betmen kurang baik karena emang dia sering mood swing hehe. Sering-sering main ke C2O ya kak.

    Salam kenal, dan sehat selalu❤️.

    1. Halo, Kak Wike! Semoga lain waktu bisa mampir lagi. Terima kasih sudah menyimak ceritanya. Salam kenal ☺️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *