Korean BBQ di rumah. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Korean BBQ di Rumah, Boros atau Hemat?

Blitar Jurnal Kuliner

Mari kita hitung bersama total biayanya ~

Udah nggak keitung berapa lama kita melewati hari-hari yang serba ‘nggak boleh bepergian jauh’, ‘nggak boleh datang ke kerumunan’, ‘nggak boleh kontak fisik’, dan seterusnya. Saya yakin kamu semua pernah atau bahkan sedang lelah menghadapi situasi nggak enak kayak gini. Kamu nggak sendirian.

Semenjak Covid-19 menyerang, situasi mendadak berubah. Tanpa aba-aba, terjadi begitu saja dan ini semua di luar kendali kita sebagai manusia. Kita mulai terbiasa untuk hidup berdampingan dengan yang namanya ketidakpastian. Nggak tau pasti kapan ini semua berakhir, ya kan?

Salut untuk kamu yang bisa bertahan hingga sekarang. Mampu menjaga kesehatan raga dan mental. Kamu hebat!

Situasi seperti saat ini mengubah perilaku saya dan teman-teman saat quality time bareng. Sekarang nggak bisa sebebas sebelumnya yang bisa hangout kesana kemari. Nggak bisa nongkrong buat makan bareng dan haha-hihi. Di mana-mana kafe atau resto hanya menyediakan layanan take away.

Tapi kalau nggak ngumpul bareng teman-teman tuh rasanya kayak ada yang kurang. Mumpung Wenda, teman saya, belum balik ke Jakarta, kami pun merencanakan untuk Korean BBQ di rumah Rosa. Wah menarik…

Korean BBQ di rumah jatuhnya boros atau hemat?

Kita hitung bareng aja ya, berapa total belanja semuanya.

Kami berempat, ada Saya, Rosa, Wenda, dan Marcell (adik Wenda), berencana Korean BBQ party tuh dadakan. Persiapan dilakukan hari itu juga sebelum meluncur ke rumah Rosa.

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah kompor portable dan tabung gasnya. Pastikan isi tabung gasnya masih ada ya, jadi nggak takut kehabisan di tengah acara bakar-bakarnya. Diupayakan kompornya pinjam aja guys, kecuali kamu anak Sultan. Untuk tabung gas, tersedia di alfamart/indomaret terdekat dengan harga mulai 20ribuan.

Kedua, panci buat bakar-bakarnya. Kebetulan nih keluarga Wenda punya panci grill ala korea gitu. Kalau di rumah kamu nggak ada, bisa pakai teflon atau panci grill bentuk lain yang penting anti lengket.

Ketiga, kami beli daging khusus. Saya dan Wenda beli daging di gerai makanan beku yang jual aneka beef slice atau daging iris. Umumnya sih yang dipilih buat BBQ adalah US beef slice. Cirinya tipis dan sedikit ada lemaknya. Kami beli di Jose Meat and Frozen Seafood yang lokasinya ada di dalam area SPBU Talun, Kab. Blitar. Harganya standar daging sapi yaitu 60rb/500gr.

Selain daging, kami juga membeli 1 pack sayap cumi dan gurita. Lalu saya juga belanja bakso tuna. Biar makin banyak aja menunya. Tak lupa juga kami membeli saos BBQ di Jose Meat and Frozen Seafood dan saos Hot Lava merek Sasa di minimarket terdekat.

Keempat, sayur mayur dan tetek bengeknya di Pasar Wlingi, Kabupaten Blitar. Kami belanja jamur kancing atau champignon, selada, cabe, bawang bombay. Kalau belanja sayur mayur dan bumbu dapur tuh tempat terbaik ya di pasar. Sama-sama fresh, tapi harganya lebih murah daripada di supermarket.

Beberapa bahan memang sengaja nggak beli untuk menekan biaya. Kami nggak perlu beli mentega dan bawang putih karena udah bawa dari rumah.

Mari kita siapkan amunisi bakar-bakarannya…

Untuk bahan yang beku kayak daging sapi, seafood, dan bakso perlu di rendam air biasa biar lunak. Ketika daging rada beku dan dipisah helai per helai secara paksa maka akan rawan ambyar. Jadi rendam aja dulu dan sambil menunggu bisa ditinggal buat menyiapkan bahan lainnya.

Iris-iris bumbu dapurnya, mulai dari cabe, bawang putih secukupnya, dan bawang bombay secukupnya. Cuci bersih dan potong seladanya. Untuk jamur dan bakso, iris sesuai selera. Lalu tata daging pada nampan biar enak pas ngambil buat dibakar.

Korean BBQ di rumah. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Korean BBQ di rumah. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Sebelum nge-grill, tata tuh semua bahan dan bumbu di atas meja. Jangan lupa foto cekrek…cekrek buat konten. Lalu oles lapisan pan grill pakai margarin atau mentega. Ambil beberapa helai daging buat dibakar sebagai pemanasan. Selain itu biar lemak yang luruh bikin permukaan pan grill lebih licin.

Korean BBQ di rumah. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Korean BBQ di rumah. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Selanjutnya dah tuh cemplungin semua mulai dari irisan cabai, bawang, jamur, daging. Cara makannya ala Korea gitu, bungkus daging yang sekiranya udah matang dan diolesin saos BBQ atau Hot Lava dengan selada. Lalu happpp….

Korean BBQ di rumah. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Korean BBQ di rumah. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Aduh.. nelen ludah nih guyss. Masih kebayang banget gimana nikmat dan sedapnya Korean BBQ pada awal bulan ini. Kami berempat nggak ada yang pakai nasi tapi udah kenyang puoll.

Terus, berapa total belanja keseluruhannya??

Sabar… sabar… saya itung dengan lebih rinci ya.

  • 2 jenis beef slice: Rp 60.000 x 2 = Rp 120.000
  • 1 pack sayap cumi: Rp 30.000
  • 1 pack gurita: Rp 30.000
  • 1 pack bakso tuna: Rp 18.000
  • 1 pack saos BBQ: Rp 20.000
  • 1 tabung gas kecil buat kompor portable: Rp 20.000
  • Selada: Rp 5.000
  • 2 pack jamur kancing atau champignon: Rp 8.000 x 2 = Rp 16.000
  • Bawang bombay: Rp 10.000
  • Cabe rawit: Rp 5.000

Total keseluruhan adalah Rp 274.000 dan jangan lupa dibagi untuk 4 orang. Jatuhnya per orang bayar Rp 69.000. Eh, itu pun makanannya sisa lho. Jamur champignon sisa satu pack. Untuk seafood juga susah payah ngabisinnya.

Sisa cabe juga lumayan banyak karena pas beli harga cabai lagi murah banget. Catatan aja ya, sebagian harga bahan baku di atas tuh sifatnya fluktuatif alias bisa berubah kapan pun dia mau. Biaya di atas bisa ditekan lagi kok. Jadi anggaran masih berpeluang lebih murah.

Setidaknya, setelah saya cerita ini tuh mudah-mudahan ngebantu kamu untuk gambaran berapa budget bila ingin Korean BBQ di rumah. Begonoh…

Gimana nih? Jatuhnya jadi boros atau hemat buat Korean BBQ ramai-ramai di rumah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *