Gimana Cara Menghilangkan Ketombe?

#30HariKebaikanBPN Jurnal
Saya punya cara sendiri ~

Duh, kepala gatal banget. Apalagi kalau cuaca panas, keringetan, kok rasanya pengin garuk terus. Mau garuk-garuk di keramaian tapi kok wagu. Hahaha.

Saya kira kepala saya ada kutu rambutnya. Was-was aja gitu lho kalau misal ada kutu laknat itu menghuni kepala saya. Haduh! Sulit dibayangkaaaan!

Saya sampai belain untuk menyisir pakai sisir kutu. Hasilnya nggak ada kutu yang jatuh. Eh, malah ketombe. Ya pantas saja kalau gatal.

Biasalah ya kalau perempuan suka konsultasi sana sini. Ternyata ketombe muncul karena kurang bersih saat mencuci rambut atau bisa jadi karena minyak yang berlebih.

Namun ada juga yang menginformasikan karena keturunan. Well, kepala saya juga belum 100% bersih dari ketombe. Namun saya sedang berusaha menghilangkan ketombe secara bertahap.

Pilih shampoo yang sesuai dengan kebutuhan

Shampoo itu ibarat pasangan. Tiap orang punya level kecocokan yang berbeda dengan shampoo dari berbagai merk. Saya saja belum tentu cocok pakai shampoo milik Ibu.

Ibu saya menggunakan shampoo khusus pengguna hijab. Sedangkan saya pakai shampoo biasa dan menggunakan untuk rambut rontok.

Apapun merk dari shampoo yang digunakan sebenarnya bukan masalah. Hal terpenting adalah kepalamu klik dengan shampoo-nya.

Satu hal lagi, biasanya tiap merk punya jenis untuk masing-masing kebutuhan. Boleh tuh pilih yang anti ketombe.

Rutinlah keramas!

Iya, jangan biarkan rambut sampai lepek dan berminyak. Selain bisa menyebabkan ketombe yang aduhai bikin gatal, minyak berlebih bisa bikin rambut rontok.

Saya pernah mengalami rambut rontok yang cukup banyak. Sedih, karena takut akan kebotakan dini.

Kakak sepupu saya menyarankan untuk rutin keramas, apalagi saya memakai hijab. Rambut lebih mudah berminyak.

Saya biasanya keramas 2 hari sekali. Itu pun nggak bisa rutin, karena bila beberapa hari berturut-turut ada acara jadi nggak sempat keramas pas sore hari.

Kenapa? Ya secara saya kan pakai hijab, apabila keramas nunggu rambut kering kan cukup lama. Sementara ini saya mengurangi penggunaan hair dryer. Jadi mau nggak mau harus ngeringin manual alias mengandalkan alam semesta.

Perawatan di salon!

Yha, bolehlah sekali-sekali memanjakan diri di salon untuk hair spa. Sukanya perawatan di sana karena nanti mbak salon akan mencuci rambut dengan cukup bersih.

Kalau saya keramas sendiri tuh kadang kurang bersih. Jadi sekali-sekali boleh lah ke salon. Biar dicuciin sama mbaknya sekaligus pijat tipis-tipis.

 

Begitulah ritual yang saya lakukan untuk menghilangkan ketombe. Caranya cukup mudah namun harus konsisten. Kalau kamu gimana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *