Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Makan Siang di Yammie Ketandan Bonus Foto-Foto

D.I. Yogyakarta Kuliner
Warung makan yang punya spot-spot foto sedaaap!

Di mana pun, seringnya saya dibikin bingung oleh pertanyaan ‘enaknya makan apa ya?’ atau ‘makan di mana ya?’. Sungguh pelik. Mulanya, saya dan Nana ingin makan mie ayam langganan di daerah Samirono, tak jauh dari kampus UNY. Eh, ternyata sudah habis dan tutup. Kami pun pergi dengan tak tentu arah.

“Gimana kalau kita makan Yammie Ketandan aja?” celetuk Nana.

“Eh, boleh juga tuh!”

“Emang kamu tau lokasinya?” tanyanya.

“Tau tapi aku agak lupa lokasi persisnya.” jawab saya kurang yakin.

Saat liburan ke Yogyakarta pada akhir bulan lalu, sebenarnya saya berniat ingin nostalgia rasa di Yammie Pathuk. Namun Nana tiba-tiba mengajak saya incip Yammie Ketandan yang lokasinya di Jl. Ketandan Wetan No.14, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta. Apabila melihat gapura Ketandan yang ada di Jalan Malioboro itu langsung belok kiri saja, lurus terus hingga menemukan plang Yammie Ketandan.

Warung yang berdiri sejak tahun 2017 ini punya interior desain yang nyentrik. Didominasi ornamen kayu dari perkakas bekas. Pula dipajang beberapa koleksi barang lawas, mulai dari mesin ketik, kaset album musik, sampai poster yang memuat iklan lawas. Semuanya menambah elok tata ruang di Yammie Ketandan.

Meja bundar di salah satu pojok warung –yang lansung menghadap jendela– adalah spot mojok terbaik untuk makan sekaligus foto-foto versi saya dan Nana. Kami rela menunggu sekian puluh menit untuk menanti pelanggan lain cau dari meja tersebut. Kami rela menunda pemesanan sebelum meja yang diincar kembali kosong. Wqwq. Tidak bermaksud ingin mengusir sih tapi gimana ya. Duh, jadi enggak enak. Hahaha.

Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Kami memesan yammie komplit dan yammie pangsit. Masing-masing satu porsi. Harga terakhir di sana, 17ribu IDR per porsi untuk yammie pangsit. Untuk yammie komplit, harganya selisih 2ribu IDR lebih mahal dari yammie pangsit. Menurut kamu, harga di sini masih terjangkau atau agak mahal?

Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Fyi aja, rata-rata harga yammie di Yogyakarta itu ya sekian rupiah per porsinya. Jadi menurut saya masih standar lah untuk ukuran di sana. Selain itu yammie Ketandan adalah salah satu warung yang menjamin 100% halal.

Seporsi yammie komplit isiannya terdiri dari mie, pakcoy, topping ayam/jamur (bisa pilih salah satu atau keduanya), pangsit rebus dan goreng, baso goreng, dan taburan daun bawang serta bawang goreng. Betulan komplit kan?

Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira
Makan sekaligus nongkrong di Yammie Ketandan. Dokumentasi pribadi Rizky Almira

Bedanya di sini dengan yammie lainnya adalah tekstur mie yang ukurannya mirip dengan indomi. Sebagai penggemar mie instan nomor wahid di Indonesia pasti bisa membayangkan dong bentuk mienya seperti apa. Untuk rasanya sendiri so far so good cuma saya bertanya-tanya, kira-kira yang ngrasa isian pangsit rebus ini ada butiran yang asin beut cuma saya doang atau ada yang ngrasain juga ya?

Ada sensasi rasa asin yang tiba-tiba muncul ketika mengunyah pangsit rebus. Anehnya saya suka. Rasanya masih klop dengan mie apalagi dengan menyeruput kuah kaldunya. Saya lebih suka makan polosan alias tidak menambahkan kecap, saos, dan sebagainya. Menurut saya, kecap dan saos rawan merusak rasa asli dari yammie.

Semangkok yammi cukup mengenyangkan buat saya. Makanya tak berani memesan menu tambahan seperti siomay, baso goreng, dan menu-menu lain. Seporsi saja bikin perut hampir begah. Ehe.

Ohya, Yammie Ketandan ini mulai buka sekitar pukul 10.30 WIB dan sampai ludes. Saat terakhir kali kesana, sekitar jam setengah 4 sore saja sudah habis. Meski warung ini buka sampai malam, namun alangkah baiknya kesini pas jam makan siang biar nggak kehabisan. Khusus hari Jumat, warung buka mulai pukul 13.00 WIB.

Spot-spot foto yang sedap di Yammie Ketandan nggak cuma ada di area dalam warung lho. Kalau kamu mau, bisa eksplorasi ke bangunan-bangunan lawas yang berada di kanan kiri warung. Cantik banget dipakai sebagai background foto.

Menurut saya, Yammie Ketandan ini recommended untuk disinggahi oleh siapapun. Selain kualitas dan rasa makanan yang lumayan, pelayanan tim Yammie Ketandan juga ciamik. Ditambah dengan interior yang menarik. Hal penting lain adalah warung ini telah menjelma menjadi salah satu destinasi kuliner ikonik kampung Ketandan yang terjamin kehalalannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *