Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira

Bakso Sapi Gemini Blitar Memang Juara!

Blitar Kuliner
Iya, kali ini zodiak Gemini lah juaranya.

Menurut saya, bakso itu paling pas dimakan saat kondisi perut nggak terlalu lapar. Cemilan ya bukan, menu utama juga bukan –kecuali menambahkan irisan lontong, itu beda ya, tolong. Gara-gara sering keluar dengan Bawor, saya jadi punya kesempatan buat incip bakso-bakso yang ada di Kota Blitar. Hari ini, saya baru pertama kali nyobain bakso sapi Gemini. Hati-hati ya bikin ngiler!

 

Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira
Bakso Sapi Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Saya pesan seporsi Bakso Campur yang isiannya terdiri dari, bakso sapi, siomay, tim, tahu baso, dan baso goreng. Excited banget karena ini adalah pengalaman pertama incip. Sebelumnya, kalau mampir kesini selalu pesan mie ayamnya.

Kebiasaan saya kalau sedang makan menu yang berkuah, seruput kuahnya dulu. Kuah bakso sapi Gemini ini bening, nggak keruh (ya iya lah!). Meskipun seperti kuah sop, tapi kaldunya terasa kok. Saya suka banget dengan kuahnya yang gurihnya pas, nggak terlalu kuat semacam kebanyakan micin gitu. Kuah dari bakso Gemini tuh light alias ringan tapi nendangceilah, pemain bola kalik.

Seporsi Bakso Campur ini harganya 16ribu IDR. Bagi saya, pantas lah dihargai segitu. Ohya, khusus Bakso Sapi Gemini ini, saya lebih suka menikmatinya polosan. Saya menuang sambal dan kecap di tatakan, jadi tinggal cocol sebelum dilahap. Bakso sapinya nggak diragukan lagi, pokoknya nikmat nggak ada obatnya. Untuk siomay, baso goreng, dan tim (isian siomay dicampur dengan potongan wortel) ya lumayan lah.

 

Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira
Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Mie ayam Gemini juga patut dicoba lho. Ini adalah menu paling mahal di sini, seporsi mie ayam baso sapi harganya 23ribu IDR, dapat semangkok mie ayam, pangsit goreng, dan dua baso. Ciri khas di sini, mienya pipih. Seporsi mie cukup mengenyangkan buat saya. Saya bilangin deh, mie ayam Gemini di sini juga cocok di lidah saya. Nggak perlu nambah kecap maupun saos aja sudah bisa bikin lidah bergoyang. Paling cuma menambah sesendok sambal.

Bawang goreng, daun bawang, dan irisan ayamnya beuh… bikin rasa mie makin sedap aja. Duh, kok jadi lapar begini yak (sumpah, saya nelan ludah betulan membayangkan gurih enyoy mie ayam Gemini). Bakso sapi dan mie ayam Gemini ini beralamat di Jalan Merdeka No. 13 Kepanjenkidul, Kota Blitar. Sebelahnya toko kain Warna Jaya.

Gemini buka setiap hari (mohon dikoreksi kalau ternyata saya salah), mulai pukul 10 siang sampai habis. Sore di atas jam 3 gitu biasanya masih buka kok. Terakhir kali kesana sekitar pukul 4 sore dan masih lengkap, bakso sapi dan mie ayamnya. Tempatnya memang sempit, ada enam bangku di bagian depan. Namun Gemini menyediakan ruang tambahan di dalam. Saya pernah sekali duduk di bangku bagian dalam, interiornya lawas banget. Tentu, saya jadi makin cinta.

 

Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira
Makan di Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Banyak pajangan yang bikin atmosfer pecinan kian terasa. Mulai dari kalendar, patung dewa-dewi yang disembah oleh pemilik rumah makan, kutipan tentang kebajikan dalam hidup. Meja dan kursi pun adalah perkakas lawas. Saya betah di sini, tapi kan Gemini bukan tempat yang cocok buat nongkrong lama.

 

Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira
Sate 02 di Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Satu lagi, di sini juga ada sate bekicot atau 02 lho. Sebungkus ada 6 tusuk sate dan harganya sekitar 6ribu IDR. Saya suka dengan bumbu dengan rasa yang rada pedas. Tapi enak kok. Saya mampu banget kalau suruh makan dua atau tiga bungkus tapi kok khawatir akan menyesal. Iya, menyesal karena harus ngeluarin uang lebih banyak. LOL

 

Bakso Sapi dan Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira
Mie Ayam Gemini Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Kalau disuruh memilih antara Bakso Sapi atau Mie Ayam kok susah banget ya. Sama-sama enak dan keduanya nggak bisa dibanding-bandingkan (ya iya lah, mana bisa bandingin apel dan pisang). Ehe. Satu hal yang nggak boleh saya lupain kalau kesini lagi, bawa sumpit sendiri. Ngiahahahaha. Makan mie tanpa sumpit itu rasanya kayak keramas tapi enggak pakai kondisioner. Ada yang kurang gitu lho!

7 thoughts on “Bakso Sapi Gemini Blitar Memang Juara!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *