Kelas Muay Thai di Blitar. Dokumen pribadi Rizky Almira

Ikut Kelas Muay Thai di Blitar

Jurnal Olahraga
Supaya bisa menangkis dan menendang segala kegelisahan.

“Mens sana in corpore sano” — Roman poet Juvenal

Kutipan yang tak asing dan artinya begini, terdapat jiwa yang sehat di dalam raga yang kuat. Saya setuju banget dengan kutipan berbahasa latin tersebut. Kondisi badan berpengaruh pada kesehatan mental atau jiwa. merawat badan agar tetap sehat itu nggak cukup dengan mengonsumsi makanan yang bergizi. Kita tetap butuh berolahraga.

Saya pernah menghabiskan hari-hari tanpa olahraga, berbulan-bulan malah. Makan pun sembarangan, akhirnya berat badan melejit naik dan rasanya badan jadi nggak enak gitu. Saya jadi gampangan, maksudnya gampang sakit. Ehe. Mulai dari gampang flu, radang tenggorokan, dan penyakit anak kos lainnya. Lebih parah lagi, ternyata jarang olahraga bikin gejala cemas gampang muncul.

Setelah baca deretan artikel yang bertebaran di media sosial, olahraga membantu tubuh untuk memproduksi hormon-hormon bahagia. Iya, nggak cuma satu hormon. Kalau nggak percaya, googling deh macam hormon yang tercipta bila kita berolahraga.

Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat lahir dan batin, saya memutuskan untuk ikut kelas Muay Thai di Blitar. Sebelumnya, saya ingin ikut Yoga, namun kelas tersebut belum tersedia di gym Blitar manapun. Singkat cerita, saya ikut kelas ini nggak ada rencana apa-apa. Gara-gara Bawor –teman saya– pengin Muay Thai, saya pun mengiakan ajakannya.

Kami ikut kelas Muay Thai di Grand Mension (GM) Gym, Kota Blitar. Tarifnya bermacam-macam tergantung jumlah pertemuan yang dipilih.

Brosur tarif Muay Thai di GM Gym
Brosur tarif Muay Thai di GM Gym

Saya dan Bawor ambil kelas bareng, eh ternyata dapat potongan dan tarifnya lebih murah. Kami membayar 225ribu per anak untuk 6x pertemuan. Lebih murah 3ribu untuk sekali pertemuan. Lumayan kan selisihnya kalau dikali 6. Ehe.

Kami latihan Muay Thai seringnya sih sekali dalam seminggu. Kalau enggak hari Rabu ya Kamis, pokoknya ada satu hari yang kami luangkan khusus untuk latihan pada jam 2 siang. Pelatih kami bernama Mas Dhimas, beliau sudah bersertifikat pelatih Muay Thai lho.

Tiap latihan, menunya (latihan yang diperagakan selama pemanasan) berbeda. Mulai dari lari keliling studio, sit up, lempar bola beban, skipping, angkat beban, squads, dan masih banyak lagi. Pokoknya tiap latihan selalu nggak gagal bikin seluruh badan pegal keesokan harinya. Nih, baru Kamis kemarin latihan, sekitar paha masih nyeri.

Setelah pemanasan kelar, Mas Dhimas akan melatih kami untuk gerakan teknik dasar Muay Thai. Saya jelaskan dengan singkat saja ya?

  • Jab
    Teknik dengan gerakan tangan yang ditinjukan secara lurus dengan target wajah atau area tubuh bagian depan sang lawan.
  • Strike
    Teknik gerakan memukul satu ini, saat tangan sebelah kiri melakukan pancingan terhadap lawan menggunakan gerakan hook, tangan yang lain harus sudah siap meluncur ke arah area tubuh depan lawan secara lurus. Umumnya, target dari pukulan ini adalah wajah.
  • Hook
    Teknik gerakan yang fokus pada serangan tinju yang dilakukan menyamping. Target yang perlu diserang adalah bagian tubuh atau wajah bagian samping. Nggak terbatas pada bagian itu aja, hook juga bisa digunakan ketika hendak menyerang anggota tubuh lawan lainnya asalkan dari samping.
  • Upper cut
    Fokus gerakannya adalah mengayunkan tangan dari bawah mengarah ke atas dan target pukulan terbilang lebih luas. Sasaran pukulan ini meliputi hampir seluruh bagian tubuh depan dan samping. Dagu dan kepala lawan juga dapat dimasukkan dalam kategori target lho.
  • High kick
    Sasaran dari tendangan ini adalah pada bagian kepala lawan.
  • Low kick
    Sasaran tendangan ada pada anggota tubuh lawan bagian bawah (bagian pinggang lawan ke bawah).
  • Middle kick
    Gerakan mirip seperti teknik low kick, hanya saja target tendangannya adalah anggota tubuh bagian depan, di mana penyerangan bisa ke arah pinggang ke atas.
  • Push kick
    Fokus gerakan adalah pada kaki yang melakukan dorongan terhadap anggota tubuh lawan. Pada gerakan ini tendangan nggak mengandalkan kecepatan dan kekuatan karena tujuan teknik ini untuk menjatuhkan lawan, memancing gerakan selanjutnya, dan juga mengambil jarak.
  • Hook knee
    Hampir sama dengan teknik hook, teknik ini memanfaatkan bagian lutut untuk melakukan penyerangan terhadap lawan kita.
  • Sikutan Vertikal
    Gerakan ini menyikut dengan arah dari bawah ke atas atau juga sebaliknya. Penyerangan dengan teknik ini menargetkan bagian tubuh depan dari lawan. Dagu juga termasuk area wajah yang sah-sah saja untuk diserang lho.
  • Sikutan Horisontal
    Teknik menyikut dengan arah ke samping. Fokus serangan adalah pada bagian tubuh samping lawan. Bagian bahu dan kepala yang biasanya jadi sasaran saat menggunakan teknik ini, kepala dan bahu bagian sampinglah yang boleh diserang.
  • Smashing elbow
    Gerakannya mirip dengan sikutan secara vertikal dan bedanya cuma pada tenaga dan gerakannya hanya melakukan sikutan dari atas ke bawah. Smashing elbow merupakan sikutan kuat yang mampu menghantam bagian tubuh.
  • Flying smashing elbow
    Gerakan smash atau sikutan yang dilakukan dengan aksi melompat lebih dulu.
  • Upper cut elbow
    Gerakan menyikut dilakukan dari bawah ke atas dan penggunaan tenaga yang maksimal supaya lawan bisa dengan lebih mudah untuk dijatuhkan.

Itu belum semua teknik, masih ada teknik defense atau bertahan, seperti blocking dan lain sebagainya. Bagian yang paling saya suka ketika latihan adalah sesi praktik. Saya menyerang Mas Dhimas, eh tapi enggak sembarangan. Beliau akan memberi aba-aba untuk setiap gerakan, saya tinggal ikutin komando.

Diam-diam saya ambil kesempatan ini untuk menumpahkan segala perasaan. Misalnya nih, saya sedang kesal, marah, jengkel, geram, pokoknya perasaan apapun yang negatif. Saya lampiaskan dengan senang hati pada setiap pukulan dan tendangan.

Rasanya lega aja, bisa meluapkan dengan cara yang aman. Dijamin nggak akan dicap berbuat kriminal. Asal mukulnya ke samsak dan sarung tangan. Jangan menghajar pelatihnya sembarangan kalau nggak mau dihajar balik. :p

Durasi selama latihan rata-rata 1,5 jam untuk kami. Kalau bareng dengan anak lain, bertiga atau berempat maka akan ada tambahan waktu hingga 2 jam gitu.

Dari kanan, saya, Bawor, murid 1, murid 2, dan Mas Dhimas
Dari kiri ke kanan: saya, Bawor, murid 1, murid 2, dan Mas Dhimas

Hal seru lain sih, saya jadi kudu belajar pakai handwrap. Berasa keren aja kalau tangan dibalut kain warna-warni, lansung terbayang jagoan di film laga kalau sedang latihan keras di markas. Wqwq. Sebelum pakai sarung tinju, wajib banget pakai handwrap, biar punggung tangan nggak lecet akibat tergesek lapisan dalam sarung tinju.

Sementara itu dulu deh cerita saya tentang kelas Muay Thai yang saya ikuti selama 1 bulan lebih ini. Sejauh ini sih saya jadi ketagihan ikut latihan. Gimana dengan kamu? Apa yang rutin dilakukan demi menjaga badan yang sehat dan kuat?

2 thoughts on “Ikut Kelas Muay Thai di Blitar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *