Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira

Nongkrong Sore di Gania Wlingi Blitar

Blitar Kuliner
Bakal jadi tempat favorit buat menghabiskan sore di Blitar

“Ayo, Sis, ke Wlingi.” chat dari Bawor

“Oke, aku atau kamu yang jemput?” balas saya

“Ya udah aku aja yang jemput.” tambah saya

Tiap kali kami ke Wlingi, bisa dipastikan tujuan kami satu, Gania. Satu atau dua bulan terakhir ini saya sering sambang kesana. Bukan kafe, hanya penjaja minuman pinggir jalan yang pakai kendaraan roda tiga dan mangkal di seberang Bank Mandiri Wlingi, Kabupaten Blitar. Saat ini Gania hanya menyediakan minuman, mulai dari teh tarik sampai es kopi susu gula aren.

 

 

Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira
Papan menu di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Gania menyediakan beberapa kursi plastik untuk pelanggan nungguin pesanan. Tapi saya dan Bawor betah duduk lama di sini sambil menyeruput minuman yang kami pesan sampai habis..bis. Menu yang saya pesan adalah teh tarik premium, untuk level manisnya bisa disesuaikan dengan selera.

Nggak cuma teh tarik doang, semua menu di sini bisa kamu sesuaikan dengan selera kamu. Kalau suatu hari nanti mampir ke Wlingi dan memutuskan buat melepas dahaga di Gania, nggak usah ragu buat request untuk kadar manisnya atau lainnya. Masnya baik kok, nggak gigit. Ehe.

 

Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira
Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira
Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Teh tarik adalah satu-satunya menu yang selalu saya pesan tiap kali kesini. Saya belum tertarik untuk memesan menu lainnya. Kalau racikannya sedang pas –mas Gania memperhatikan request pesanan teh tarik premium saya yang nggak terlalu manis– bisa cocok gitu dengan selera saya. Manisnya cukup, namun getir dari teh nggak tenggelam oleh gula.

 

Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira
Teh tarik premium Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Pokoknya teh tarik premium –yang nggak terlalu manis– adalah menu favorit. Saya sudah berapa kali ya nongki di sini. Sepertinya sudah lebih dari 3 kali deh. Ohya, Gania buka mulai jam 2 siang sampai jam 8 malam. Tiap kali kesini sekitar jam 3 sore atau lebih, jika beruntung ada penjaja makanan pakai gerobak yang lalu lalang.

Kalau perut lapar bisa sekalian jajan. Sore tadi saya baru nongki dari Gania, eh ndilalah ada penjual gado-gado mangkal. Lumayan nih buat makan sore, biar malam harinya nggak makan lagi.

 

Nongkrong Sore di Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira
Gado-gado lewat depan Gania Wlingi. Dokumen pribadi Rizky Almira

 

Harga gado-gado per porsi cuma 8ribu IDR. Rasanya lumayan lah, meski isian sayurnya kurang lengkap. Soalnya cuma ada kubis, salad, tomat, dan mentimun. Kurang kacang panjang, tauge, wortel rebus. Tapi nggak apa-apa, mungkin sebagian stok sayur sudah habis.

Pernah juga tuh pas nongki di Gania, ada bapak penjual bakso melintas. Reflek dong saya memberhentikan si bapak, soalnya perut sudah nggak bisa diajak kompromi buat tetap tenang menahan lapar.

Kalaupun penjual gado-gado dan bakso enggak lewat, sekitar situ juga banyak kok yang jual penganan kaki lima. Ada sempol, pisang coklat, cireng, dan masih banyak lainnya.

Saya kadung nyaman buat nongkrong di sini, jadi nggak usah ditanya bakal balik kesini atau enggak. Jawabannya pasti akan kembali kesini. Penyeduh di Gania ramah banget. Lagian harga satu cup minumannya nggak mahal-mahal amat.

 

 

3 thoughts on “Nongkrong Sore di Gania Wlingi Blitar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *