membuat kombucha di rumah oleh rizky almira

Membuat Kombucha di Rumah

Jurnal Panduan

“Kombucha itu apa sih?”

“Kombucha itu apa, Mbak Kik?”

“Kombucha itu dibuat dari apa, Mbak?”

Saya beberapa kali mendapat pertanyaan tersebut saat upload sesuatu yang berhubungan dengan kombucha di akun instagram pribadi. Kombucha masih terdengar asing bagi sebagian orang di circle saya. Saya nggak kaget dengan hal itu karena di Blitar tuh yang jual kombucha masih sedikit, bisa dihitung dengan jari.

Sebelumnya saya sudah mencoba mencari penjual kombucha yang ada di Blitar, namun baru ketemu 1 resto yang menyediakannya. Mereka menjualnya dalam kemasan 250 ml dengan harga 25ribuan. Keinginan untuk membuat kombucha di rumah pun semakin menggebu. Saya pun dapat dukungan dari suami dan bulan Februari lalu adalah panen kombucha kami yang pertama.

Kurang lebih 3 tahun lalu, saya kenalan dengan kombucha, waktu itu masih kerja di Kulina dan lokasi kantor di lantai 2 Antologi Collaboractive Space, Yogyakarta. Salah satu benefit ngantor di Antologi, anak-anak Kulina biasanya dapat member voucher berupa potongan harga –kalau enggak salah 15ribuan. Berawal dari situ, saya pun sering pakai vouchernya untuk nyobain menu yang ada di sana dan mulai incip-incip kombucha.

Lalu, apa itu kombucha?

Penjelasan paling sederhana apabila ada yang tanya “apa itu kombucha?”, minuman fermentasi kayak yogurt tapi bahannya bukan susu, melainkan teh. Kombucha merupakan minuman tradisional yang diolah dari fermentasi larutan teh dan gula selama 7-14 hari. Minuman ini punya aroma dan cita rasa yang khas, yaitu asam, manis, dan menyerupai soda.

membuat kombucha di rumah oleh rizky almira
arsip instastory pada akun pribadi

Pertama kali minum kombucha di Antologi, bukan minuman yang pure kombucha saja, mereka mengombinasikan dengan buah-buahan yang lagi musim, seperti nanas dan buah naga. Rasanya cenderung asam, nggak ada manis-manisnya. Beberapa saat setelah minum, perut langsung bergejolak. Anehnya, nggak ada rasa kapok untuk minum kombucha lagi.

Bagaimana sejarah kombucha?

Saya pun mencari tau tentang kombucha, dari beberapa sumber menyebutkan bahwa teh fermentasi ini sudah ada sejak 3000 tahun yang lalu dan biasa dikonsumsi oleh masyarakat Cina karena punya beragam manfaat bagi kesehatan. Nah, teh fermentasi ini mulai disebut kombucha ketika seorang tabib dari korea membawanya untuk Kaisar Inkyo pada tahun 414 Masehi.

“Sejarah kombucha bermula dari cerita pada zaman kekaisaran Jepang, yaitu pada pemerintahan Kaisar Inkyo. Kaisar Inkyo menderita penyakit sembelit selama bertahun-tahun, hingga membuat sang Kaisar kesakitan padahal harus tetap memimpin kerajaannya. Hingga pada tahun 414 Masehi, seorang tabib yang berasal dari Korea membawakan ramuan teh yang telah difermentasi. Ramuan teh tersebut akhirnya dapat menyembuhkan penyakit sembelit sang Kaisar. Sebagai bentuk penghargaan, ramuan teh tersebut diberi nama kombucha yang berasal dari nama tabib tersebut “kombu” dan “cha” dalam bahasa Jepang yang berarti teh.” (Wikikombucha, 2017)

Apa saja manfaat kombucha?

“Kombucha mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam-asam organik yang berasal dari larutan teh setelah proses fermentasi. Fermentasi sendiri merupakan perubahan kimiawi dari senyawa-senyawa organik oleh enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme. Kandungan nutrisi dari kombucha meliputi asam-asam organik seperti asam asetat, asam glukonat, asam glukoronat, asam sitrat, dan lain sebagainya, selain itu kombucha juga mengandung vitamin B1, B2, B6, B12, dan C, asam amino, enzim hidrolitik, ethanol, karbon dioksida, polifenol, mineral, serta senyawa antimikroba. Kombucha merupakan salah satu contoh dari minuman probiotik, yaitu minuman yang mengandung mikroorganisme baik untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.” (Dikutip dari sith.itb.ac.id )

membuat kombucha di rumah oleh rizky almira
kombucha yang berbahan dasar dari fermentasi teh hitam

Selain sebagai minuman probiotik, sebagian orang beralih ke kombucha untuk mengurangi konsumsi minuman bersoda. Buat saya, selain baik untuk kesehatan, minuman ini bisa sebagai minuman selingan di rumah biar nggak bosan.

Bagaimana cara membuat kombucha di rumah?

Sebelum menceritakan proses membuat kombucha di rumah, saya ingin berterima kasih pada suami atas dukungan dan bantuannya. Hehehe. Peran suami sangat penting dalam perjalanan membuat kombucha saya sehingga masih bisa panen sampai sekarang. Jujur, saya bisa kok melakukannya sendiri, tapi kalau ada yang membantu tuh jadi gimanaaa gitu. 😀

membuat kombucha di rumah oleh rizky almira
scoby, biang untuk membuat kombucha

Untuk membuat kombucha, perlu biang yang disebut dengan scoby (symbiotic culture of bacteria and yeast). Bisa beli online via marketplace (oren atau si ijo). Lalu, siapkan beberapa hal berikut:

  • Toples kaca
  • Tisu atau kain serbet
  • karet gelang
  • Gula
  • Teh hitam atau teh hijau
  • Air mineral
membuat kombucha di rumah oleh rizky almira
bahan-bahan untuk membuat kombucha di rumah

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Rebus air mineral hingga mendidih, kemudian masukkan teh dan seduh beberapa menit
  • Setelah itu baru masukkan gula
  • Tunggu hingga dingin, lalu tuang ke dalam toples kaca
  • Masukkan biang kombucha atau scoby
  • Tutup toples kaca dengan tisu atau lap serbet dan rapatkan dengan karet gelang
  • Simpan toples pada suhu ruang selama 7-14 hari, jangan terpapar sinar matahari langsung, dan jangan taruh di tempat yang lembab

Fyi, saya sengaja tidak mencantumkan gramasi atau takaran bahan dalam membuat kombucha karena semuanya tergantung dengan ukuran biang. Saya menyarankan untuk bertanya pada si penjual biang mengenai resep detail membuat kombucha.

Berapa budget untuk membuat kombucha?

  • Biang kombuchanya dapat harga 75ribu via si ijo, jadi 100ribu sudah termasuk dengan ongkir
  • Air mineral, 14ribu
  • Gula, 13ribu per kg
  • Black tea, 15ribu

Totalnya, 142ribu untuk awal-awal membuat kombucha ya. Setelah panen ya tinggal beli air, gula, dan teh. Biang nggak perlu beli lagi karena bisa dipastikan berkembang biak dan makin banyak.

Sementara itu dulu ya cerita tentang membuat kombucha di rumah. Bila ada pertanyaan, silakan tulis pada kolom komentar. Bagi teman-teman yang penasaran dengan rasa kombucha bikinan saya dan suami, nggak usah segan buat bilang. Saya nggak gigit kok. Hehehe

2 thoughts on “Membuat Kombucha di Rumah”

  1. Aku salah satu yang suka mbatin “kombucha apaansih?” tiap liat km update soal kombucha mba. Tp abis baca ini jadi ada pencerahan.

    btw kok aku geliii liat biangnya yaaa

    1. Ternyata kamu ga sendiri ya 😆😆😆 kayak jelly teksturnya, warnanya rada hitam karena direndem sama teh hitam jadi rada bulukan. Memang ga banyak orang kenal dan suka sama rasa kombucha ini, Nad 🤣

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *