Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira

Unboxing Xiaomi Redmi 7A

Jurnal Ulasan
Mimpi apa semalam bisa dapat hape cuma-cuma!

Saya masih nggak nyangka bakal dapat Xiaomi Redmi 7A gratis. Tolong, cubit lengan saya dong! Hahaha. Ya gimana ya, seumur-umur tiap kali ikut undian nggak pernah dapat hadiah satu pun. Eh, pernah dapat ding, sekali doang pas acara ulang tahun sekolah, itu pun hadiahnya sabun mandi woy. Harap maklum kalau saya girang sekali sampai cekikikan sendiri di sepanjang jalan.

Ceritanya semalam tuh saya datang ke kopi darat Smartfren Community Blitar untuk nonton bareng WOW Concert yang disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta. Saya bertahan sampai malam banget dengan hawa yang dingin. Mau nggak mau tetap tinggal di sana karena saya dapat tugas buat liputan sekalian ikut memeriahkan acara. Ndilalah pas pengundian hadiah hape lhakok nama saya yang dipanggil. Auto merinding seluruh badan ini.

Mulut ini nggak keruan bicara apa, saking grogi plus malu. Hahaha. Sumpah, malu banget kalau ingat kejadian semalam. Saking malunya, saya berkali-kali menepuk lutut Rara, adik saya, sambil bilang “aah, aku malu, Nok!”. Kami pun tertawa bersama dan makin nggak sabar segera tiba di rumah. Bukan karena ingin cepat-cepat unboxing hape, tapi karena saat itu sudah larut malam. Khan takut ada apa-apa di jalan, ditambah kami berdua pergi naik motor, mana lupa nggak bawa jaket.

Niatnya mau bikin video ala-ala gitu buat unboxing hape baru. Tapi malu ah. Jadi cukup saya tulis di sini saja ya.

Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira
Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira

Isinya, tentu unit hape-nya dong, adaptor, kabel data, tusukan, manual book, dan perdana Smartfren. Kayaknya ini hape bundlingan Xiaomi dengan Smartfren. Warnanya hitam (matte black) gitu, suka deh. Saya cek harganya masih di kisaran 1,2juta – 1,3juta IDR untuk kondisi baru. Sempat terbesit ingin jual saja tapi sayang ah. Saya bisa pakai untuk baca e-book atau main game. Oh, ternyata sim card Smartfren sudah terpasang dalam hape jadi saya cukup menghidupkan dan lakukan registrasi nomor.

Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira
Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira
Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira
Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira

Begitu hape nyala, saya tinggal meyinkronkan dengan akun cloud dan bimsalabim… segala pengaturan sistem sampai ke ukuran font akan sama persis dengan hape lama saya. Saat ini hape saya bermerek Xiaomi, tipe Mi A1. Bedanya, ya banyak lah. Pertama, dari segi harga. Kedua, sistem operasi Mi A1 bukan MIUI melainkan Android. Ketiga, ukuran Mi A1 lebih lebar dan panjang. Lebih baik kamu baca spesifikasi Xiaomi Redmi 7A berikut ini biar lebih paham.

Spesifikasi Xiaomi Redmi 7A. Sumber foto Tekno Kompas
Spesifikasi Xiaomi Redmi 7A. Sumber foto Tekno Kompas

Hape Redmi 7A ini nggak dilengkapi finger print seperti hape lama saya. Maklum lah, kan harganya hanya sejutaan. Bentuknya yang nggak terlalu besar, genggam-able di tangan saya. Nggak tau ya kalau di tangan kamu. Ehe. Lalu hape ini punya kapasitas baterai yang lebih besar dari Mi A1, yakni 4000 mAh. Jadi penasaran kan baterainya bisa tahan berapa lama. Sayangnya pas menulis ini, saya belum menggunakannya lebih dari 24 jam. Nih, hape masih saya isi tenaganya.

Rencananya, hape ini akan saya gunakan untuk baca buku dari aplikasi penyedia buku digital. Selain itu juga akan saya pakai untuk memantau akun-akun media sosial yang sedang saya kelola. Lumayan lah bisa saya gunakan secara bergantian dengan Mi A1. Kapasitas memori yang nggak terlalu besar jadi pertimbangan saya untuk tidak mengisi terlalu banyak aplikasi supaya nggak lemot-lemot amat saat digunakan.

Asyiknya Redmi 7A ini sudah tersedia layanan VoLTE. Dikutip dari tekno.kompas.com, “Teknologi VoLTE mengubah suara menjadi paket data sehingga panggilan telepon bisa dilakukan melalui koneksi internet.”. Misalnya, kamu dan saya sama-sama menggunakan hape yang punya fitur VoLTE, bisa mengunduh dan memasang aplikasi Smart VoLTE dan melakukan panggilan video layaknya skype atau hangout namun sama sekali tidak mengurangi paket data.

Ini cocok banget untuk yang LDR-an. Hemat kuota, komunikasi lancar jaya. Cuma ya gitu, setau saya baru Smartfren doang yang punya teknologi ini. Tolong, koreksi saya ya kalau keliru. Ehe. Saya juga pernah menyaksikan langsung Pak Tanaka, Officer Branch Smartfren Blitar, mempraktikkan pakai VoLTE saat menyampaikan materi pada acara gathering Smartfren Community ramadan lalu.

Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira
Xiaomi Redmi 7A nampak belakang. Dokumen pribadi Rizky Almira
Unboxing Xiaomi Redmi 7A. Dokumen pribadi Rizky Almira
Button untuk mengatur volume dan lock-unclok screen. Dokumen pribadi Rizky Almira

Secara keseluruhan, saya suka dengan Xiaomi Redmi 7A karena dengan harga yang sangat terjangkau namun fiturnya cukup mumpuni. Hape ini bisa jadi pilihan, bila ingin beli gadget dengan anggaran terbatas. Sementara gitu dulu deh, tunggu update-an selanjutnya tentang pengalaman menggunakannya. Apabila ada temuan baru, saya akan memperbaharui tulisan ini. Sabar ya!

 

Update:

Saya ingin memperbaharui tulisan ini setelah lima hari pakai Xiaomi Redmi 7A. Pertama, saya mau ngomongin soal durasi charge baterai. Pas recharge daya pertama kali, lamanya sekitar 3 jam gitu. Saya pikir, it’s okay recharge daya cukup lama. Biasanya pas charge hape untuk pertama kali kan cukup lama ya. Eh, ternyata pas isi ulang daya pas kedua kalinya, ketiga kalinya, dan seterusnya, memerlukan sekitar 3 jam juga. Dari persentase di bawah 20% sampai penuh.

Apakah daya baterai awet dan berbanding lurus dengan durasi isi ulang daya yang lama? Relatif sih. Semua tergantung pemakaian Xiaomi Redmi 7A. Kalau hape dianggurin ya bisa bertahan seminggu mungkin. wqwq. Menurut pengalaman saya, hape ini saya gunakan untuk dengerin Spotify, aktif main instagram, buka Twitter, daya baterai bisa bertahan hingga 1,5 hari. Lumayan kan?

Sayangnya, Xiaomi Redmi 7A ini nggak bisa saya pasang banyak aplikasi. Saya pasang aplikasi seperti wordpress, twitter, spotify, instagram, mysmartfren, canva, gramedia digital, sisanya adalah aplikasi-aplikasi bawaan Google dan Xiaomi. Saat menjalankan aplikasi lancar-lancar aja, cuma apabila aplikasi yang dijalankan terlalu banyak maka akan ngelag gitu alias macet. Maklum, RAM-nya kan cuma 2Gb.

Untuk kameranya, yah standar kamera Xiaomi. Nah, untuk kamera depannya lumayan lah buat swafoto. Soalnya background foto jadi nampak ngeblur dan fokus ke muka saya. Cuma ya gitu, kualitas kamera belakangnya biasa saja. Ya gitu deh pokoknya ulasan Xiaomi Redmi 7A dari saya. Ehe. Kalau ada pertanyaan seputar hape ini jangan ragu tulis di kolom komentar, pasti akan saya balas semampu saya!

8 thoughts on “Unboxing Xiaomi Redmi 7A”

  1. Whuuaaa mantuulssss dapet hadiah hapeee. Selamat 😀

    Btw cakep juga ya model hapenya. Simple dan polos tapi gak sepolos seri yang redmi 6/6A. Sayangnya ramnya masih 2GB :”

    1. Terima kasih! 😄 Iya, simple modelnya. Cuma ya gitu, fiturnya ngepas sama kayak harganya haha.

        1. Mayan lah, kamera depannya bisa bokeh gitu backgroundnya. 😄 aku juga pake xiaomi terus. suka sama UI-UX nys sih.

  2. Waaaaaah mayan banget tuh mba kikaaaay. Btw, kamera yg dipake buat motret itu merk-nya dan type nya apa ya mba? Aku lupa wkw. Belakangan suka fokus sama hasil jepretannya mba kikiii baguss

    1. Iyaaa mayaaan.. bisa dipake gantian dengan hape satunya. Aku pakai fujifilm x-e1, nanti kapan2 w tulis aja deh kalau yang nanya w pake kamera apa udah mayan banyak. 😄

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *